Author Archives: Juliani Luthan

CATATAN TENTANG PENCATATAN PERJANJIAN KAWIN PASCA PERNIKAHAN (POSTNUPTIAL AGREEMENT) BAGI PASANGAN PERKAWINAN CAMPURAN

Sebelum ada Keputusan Mahkamah Konstitusi No. 69/PUU-XIII/2015 tentang Perjanjian Perkawinan, yang diajukan oleh Ibu Ike Farida SH., LL.M (Pengacara/Divisi Advokasi PerCa Indonesia/pelaku kawin campur), maka untuk memenuhi hak kebendaan¬† pelaku kawin campur dalam kepemilikan properti, Perkumpulan PerCa Indonesia melakukan studi, praktek dan percobaan dalam suatu terobosan hukum yang disebut Penetapan Pengadilan Pisah Harta. Pada saat […]

BUKU NIKAH DARI KUA DAN AKTA PELAPORAN PERKAWINAN DARI DUKCAPIL: SERBA SERBI PENCATATAN PERKAWINAN CAMPURAN DI INDONESIA

Ada kasus setelah melakukan perkawinan campuran di Indonesia, buat pelaku kawin campur, dianjurkan untuk membuat Akta Pelaporan Perkawinan di Dukcapil (walaupun sudah mempunyai Buku Nikah dari KUA, ARTINYA BUKAN MEMBUAT AKTA NIKAH LAGI!). Hal ini diakibatkan karena kadang di negara pasangan, hanya mengenal pencatatan perkawinan di Civil Registry Office, serta tidak memahami /tidak tahu apa […]

Pengumpulan Data Anak Perkawinan Campuran Untuk Kebijakan Kewarganegaraan Ganda Terbatas

Kepada Pelaku Perkawinan Campuran Indonesia, Masyarakat PerCa Indonesia dilibatkan dalam upaya mendukung penyusunan kebijakan Pemerintah bagi Anak Perkawinan Campuran (antara WNI dan WNA) yang lahir sebelum 1 Agustus 2006 dan luput didaftarkan untuk memperoleh Kewarganegaraan Ganda. Selain itu, Pemerintah juga akan mengakomodasi Anak Berkewarganegaraan Ganda Terbatas yang telah melampaui batas usia 21 tahun, untuk menyatakan […]

X