Surat Edaran Ditjen Imigrasi tentang Multiple Re-entry Permit No.IMI-KU.02.02.1884-1 Tahun 2014

Ditjen Imigrasi Kemenkumham RI mengeluarkan ketentuan mengenai Izin Masuk Kembali dan Pengenaan Tarif Jasa dengan Aplikasi Teknologi Sistem Penerbitan Dokumen Keimigrasian Berbasis Biometrik.

Ditjen Imigrasi telah menghapuskan Single Re-entry Permit bagi WNA pemegang Ijin Tinggal di Indonesia. Ijin Masuk yang diberlakukan adalah Multiple Re-entry Permit(MERP) bagi WNA pemegang KITAS dan KITAP, sebagai satu paket layanan.

 

Ijin Masuk/Multiple Re-entry Permit yang diberlakukan adalah sesuai dengan masa berlaku Ijin Tinggal Orang Asing tersebut, yakni dibawah 6 bulan, diatas 6 bulan-1 tahun, dan kurang dari 2 tahun. Pemberian Ijin Masuk disesuaikan dengan kebijakan Ditjen Imigrasi. Tapi bagi pemegang KITAP (yang masa berlakunya mencapai 5 tahun) dapat memperoleh MERP yang berdurasi hingga 2 tahun.

Perhatian: agar MERP jangan sampai expired, karena terancam hilangnya status ITAP yang sudah diperoleh. Selalu cek periode MERP yang sudah diperoleh, untuk kebutuhan keluar masuk wilayah Indonesia. Bilamana hampir mencapai waktu expired, segera perpanjang MERP di Kantor Imigrasi setempat.

X