Perca Batam kembali menunjukkan eksistensinya dengan menggelar acara Lingkar DIskusi (LingDus) untuk masyarakat perkawinan campuran (Perca) yang bertema “Kematian Pasangan WNA : Catatan Penting Terkait Dokumen dan Aspek Legalitasnya”, bertempat di Hotel Harmony One Batam Centre, Kamis, 14 November 2019.

Tema tersebut baru kali ini dibahas sehingga sangat menarik minat pelaku kawin campur. Tidak kurang dari 100 orang peserta yang mengikuti acara yang dimulai dengan pemutaran video testimony oleh Rosa Kane (member dari Jakarta) dan testimony yang disampaikan langsung oleh ibu Erni Wade (member dari Batam).

Perca Batam mengundang narasumber dari instansi terkait yang memang membidangi hal-hal tersebut diantaranya:

1. Gita Malinda, SSTP
Kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil Dinas Kependudukan & Pencatatan Sipil Batam
2. Dwi Nurhuda, SH
Banit IV sat Intelkam Polresta Barelang Batam
3. Zulkifli
Staff Pemakaman Muslim Sei Temiang Batam
4. Thomas
Staff Pemakaman Non Muslim Sei Temiang Batam
5. Elizabet Karina Leonita, Notaris

Beberapa catatan penting adalah bahwa pasangan WNA dapat dimakamkan di Taman Pemakaman Umum jika sudah memenuhi ketentuan2 yang berlaku dan memiliki dokumen yang dilengkapi oleh pasangannya seperti passport, KITAS (jika ada), surat nikah dan lain-lain. Setelah pemakaman dan semua prosedur dijalankan barulah bisa mendapatkan Akta Kematian dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Batam.

Terdapat beberapa pertanyan yang diajukan member Perca seperti apakah pasangan yang belum mendaftarkan pernikahannya (hanya nikah secara agama atau adat) masih bisa mendapatkan haknya sebagai ahli waris?, lalu bagaiman jika kedua pasangan kawin campur tersebut meninggal secara bersamaan, apakah anak yang masih dibawah umur bisa mengurus dokumen kematian orang tuanya?, dan banyak pertanyaan-pertanyaan penting lainnya terkait tema acara pada saat itu.

Semua nara sumber menjelaskan dengan tuntas. Peserta yang hadir mendapatkan informasi penting dan akurat yang memang sangat dibutuhkan ketika menghadapi permasalahan tersebut. Peserta sangat puas atas informasi yang diberikan oleh nara sumber yang memang sangat kompeten dibidangnya.

Tak lupa para sponsor juga ikut meramaikan acara ini dengan mempresentasikan produk mereka yaitu dari Australian Intercultural School (AIS) dan FWD Asuransi Hidup. Terdapat beberapa sponsor dari member Perca sendiri yang juga sangat mendukung suksesnya acara ini.

Terima kasih untuk para nara sumber, para sponsor, tamu undangan dan semua member beserta non member yang ikut berpartisipasi diacara ini. Semoga Perca semakin maju dan selalu memberikan info dan kegiatan yang bermanfaat bagi kami pelaku kawin campur khususnya.

Bravo PerCa Batam !!!!

#TheVoiceofChange
#PerCaIndonesia