Banjir hebat yang melanda Jakarta dan sekitarnya merupakan musibah yang sangat menyedihkan dan memprihatinkan kita semua. Banjir di awal tahun 2020 kemarin mengakibatkan banyaknya warga yang harus mengungsi karena tempat tinggal mereka terendam, harta benda hanyut dan rusak parah, serta timbulnya penyakit-penyakit seperti batuk, demam, penyakit kulit, dan lain-lain.

PerCa Indonesia tergugah untuk memberikan bantuan bagi keluarga-keluarga yang tertimpa musibah banjir di wilayah Jabodetabek. Sumbangan uang maupun barang/makanan/minuman yang berhasil digalang dalam waktu singkat dari para anggota serta dari kas PerCa Indonesia, telah disalurkan oleh tim PerCa Indonesia Pusat pada Rabu, 8 Januari kemarin. Beberapa pengurus PerCa Indonesia dengan sigap langsung turun ke wilayah terdampak banjir, membawa barang-barang berupa Air Mineral, Mie Instants, Karbol, Baby pampers, handuk Mandi, Minya Kayu Putih, Betadine, Baju Bayi, Baju Anak-anak, Roti siap makan, Mari Regal, Susu Ultra, Alat-alat Tulis, Sabun Mandi, yang langsung diserahkan ke para korban.

Tampak dalam foto-foto proses persiapan, perjalanan, pembagian serta penyerahan bantuan kepada para warga di Kalideres & Kosambi Cengakreng, PerCa Indonesia yang diwakili oleh Dini Novita, Lucy Burtin, Lassi Filgo dan Ellyn Sevtilia Imani dengan sigap dan cepat hanya dalam waktu 2 hari mengatur dan melaksanakan aksi bantuan ini.

PerCa Indonesia menghaturkan banyak terima kasih atas sumbangan dan dukungan yang diberikan oleh para anggota, pengurus daerah, serta donatur yang telah berbaik hati memberikan sumbangan dan mempercayakan PerCa Indonesia untuk menyerahkannya kepada para korban banjir.

Apakah aksi ini sudah selesai sampai disini? Tentu tidak. Menurut prediksi BMKG curah hujan besar masih akan mengguyur area Jabodetabek sampai akhir Januari nanti. Selain masih ada potensi banjir, PerCa Indonesia juga melihat perlunya penyaluran bantuan untuk menangani kondisi pasca banjir. Rumah-rumah yang terkena banjir harus dibersihkan dan ditata kembali. Kondisi kesehatan masih harus ditangani, terutama bagi anak-anak dan lansia. Anak-anak juga memerlukan peralatan sekolah agar dapat belajar seperti sediakala.

Maka kami berencana untuk melakukan aksi berikut dalam minggu2 mendatang. Kami membuka kesempatan untuk siapapun yang berniat dan tergugah untuk membantu, dalam bentuk sumbangan dana, barang (seperti baju layak pakai, selimut, pampers, dll) atau bahan makanan/minuman yang akan kami salurkan dalam aksi kami berikutnya.