Pada Tanggal 22 Oktober 2019, PerCa Indonesia Perwakilan Bali telah menyelenggarakan Lingkar Diskusi yang bertajuk “Kematian Pasangan WNA, Catatan Penting Terkait Dokumen dan Aspek Legalitasnya.

Bertempat di Swissbel-Hotel, Jln. Sunset Road Kuta, Badung. Turut hadir beberapa Instansi terkait Kantor Imigrasi Denpasar, Dinas Kependudukan & Catatan Sipil Badung, Dinas Kependudukan & Catatan Sipil Kota Denpasar, Rumah Duka RSAD Denpasar.

Perca Indonesia mengundang narasumber dari instansi terkait yang memang membidangi hal-hal tersebut diantaranya :
1. Bpk. Rusmin Widjaja
Direktur Rumah Duka RSAD & Darma Yadnya Kota Denpasar
2. Bpk. Putu Yudi
Kepala Bidang Pencatatan Sipil Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Badung.
3. Elizabeth Karina Leonita, Notaris
4. Dan Ibu Juliani Luthan sebagai Moderator Acara.

Beberapa catatan penting yang dihasilkan dari lingkar diskusi tersebut adalah bahwa WNA :
– Setelah tahap pemakaman selesai maka dokumen penting yang harus dimiliki adalah akta kematian yang dikeluarkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil wilayah setempat, dan melakukan perubahan data pada KTP & KK.
– Tak lupa juga Untuk melaporkan ke Kantor Imigrasi setempat terkait pencabutan / pembatalan ijin tinggalnya.
– Melaporkan ke Kedutaan Negara asal WNA dengan menyertakan akta kematian.
– Penting Untuk diketahui oleh kita semua, bahwa kelengkapan dokumen terutama perkawinan campuran Adalah hal yang harus dipenuhi demi memudahkan proses apapun Untuk kelancaran segala hal kedepannya.

Narasumber menjelaskan dengan jelas sehingga Peserta yang hadir mendapatkan banyak ilmu penting dan sangat bermanfaat.

Tak lupa para sponsor yang turut meramaikan acara yaitu Generali Insurance, Mina Padi Reksa Dana, dan juga AMS premium gourmet seafood.

Terima kasih untuk para narasumber, semua member Perca Indonesia Perwakilan Bali yang selalu mendukung penuh dalam setiap acara. Semoga Perca semakin bermanfaat untuk semua anggota.

Bravo PerCa Bali !!!