Perca Indonesia kembali gelar Lingkar Diskusi untuk para member. Kali ini bertajuk : “Kematian Pasangan WNA: Catatan Penting Terkait Dokumen dan Aspek Legalitasnya”.
Tema yang diangkat kali ini sangat berhasil menarik antusias para pelaku kawin campur terlihat dari pendaftaran peserta yang melampaui batas hingga mencapai 100 orang. Acara diawali dengan testimoni dari 3 members yang pasangan WNA/WNI wafat baru2 ini dengan kasus berbeda, yaitu Rosa Kane, Beatrix Jensen OBrian dan Adam Mara.

Perca Indonesia mengundang narasumber dari instansi terkait yang memang membidangi hal-hal tersebut diantaranya :

1. Ricky Putra,
Kepala Seksi Pelayanan dan Perpetakan Makam Dinas Kehutanan DKI Jakarta

2. Budya Priyanto Putra,
Kepala Seksi Peningkatan Kualitas Pelayanan Dinas Penanaman Modal dan PTSP DKI Jakarta

3. Witri Yenny,
Kepala Bidang Pencatatan Sipil Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil DKI Jakarta

4. Elizabet Karina Leonita, Notaris

Beberapa catatan penting yang dihasilkan dari lingkar diskusi tersebut adalah bahwa WNA dapat dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) selama mereka penduduk Jakarta yang dibuktikan dengan dokumen kependudukannya seperti KTP WNA atau SKTT (Surat Keterangan Tempat Tinggal) atau bukan penduduk Jakarta namun meninggal di wilayah Jakarta. Untuk dapat dimakamkam di TPU tersebut harus melengkapi perijinan yang dikeluarkan oleh Dinas PTSP DKI Jakarta. Setelah tahap pemakaman selesai maka dokumen penting yang harus dimiliki adalah akta kematian yang dikeluarkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil DKI Jakarta.

Beragam pertanyaan muncul dari peserta seperti bagaimana bila WNI yang meninggal di luar negeri, apakah dokumen-dokumen dari luar negeri harus di terjemahkan dengan sworn translator, bagaimana tata cara penerbitan ahli waris, bagaimana cara membuat wasiat untuk pasangan kawin campur yang sesuai dengan kompilasi hukum Islam serta pertanyaan penting lainnya.

Semua narasumber menjelaskan dengan jelas dan tuntas. Peserta yang hadir mendapatkan banyak ilmu penting dan merasa puas dengan penyelenggaraan diskusi tersebut.

Tak lupa para sponsor yang turut meramaikan acara yaitu dari Al-Azhar Memorial Garden, Allianz Insurance dan Bakery.

Terima kasih untuk para narasumber, semua member Perca Indonesia yang selalu mendukung penuh dalam setiap acara. Semoga Perca semakin bermanfaat untuk semua stakeholders dan members.

Salam PerCa!!! 👍👍