PerCa Indonesia Goes to Medan!
Berawal dari diskusi-diskusi kecil tentang ijin tinggal di group sosmed, permintaan agar PerCa Indonesia mengadakan diskusi di Medan disambut dengan sangat baik. Planning segera dibuat, undangan disebar dan narasumber dihubungi, akhirnya Diskusi Interaktif “Keluarga Kawin Campur dalam Aturan tentang Keimigrasian dan Administrasi Kependudukan” pun digelar di Medan. Pengurus pusat hadir didampingi oleh pengurus dan anggota dari Balikpapan dan Lombok. Secara guyub, kita saling membantu dalam persiapan dan pelaksanaan.
Bekerjasama dengan Medan Independent School, acara dibuka oleh welcome greetings dari Mr. Gerald Donovan, headmaster MIS, lanjut sambutan oleh Ketua Umum PerCa Indonesia, Ibu Juliani W. Luthan, lalu dimoderatori oleh Ibu Melva Nababan, presentasi materi dilakukan oleh Kantor Imigrasi Medan dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Medan. (Materi bisa dilihat di website www.percaindonesia.com, dalam kamar Informasi Penting).

Diskusi dan tanya jawab terlaksana dengan seru dan lancar, banyak hal-hal mendasar yang memang pelaksanaan dan informasinya cukup simpang siur di daerah. Oleh karenanya narasumber setempat, yang kredibel dan  “hands on” untuk pelayanan perlu dipertemukan dengan pemangku kepentingan, yakni pasangan WNI-WNA pelaku kawin campur. Itulah misi kegiatan sosialisasi Perkumpulan Masyarakat Perkawinan Campuran Indonesia. Pemangku memahami aturan, menyiapkan persyaratan, dan petugas memproses sesuai dengan kebijakan yang ada.

Acara dilanjutkan dengan makan siang dan ramah tamah, sekaligus membicarakan rencana dan Perkumpulan ke depan, di ibukota Provinsi Sumatera Utara ini.

Lusa sebelumnya, pengurus mengadakan “Meet and Greet” dengan keluarga kawin campur yang berdomisili di Samosir dan Parapat. Kami disambut hangat oleh WNI-WNA keluarga perkawinan campuran, dalam acara makan malam santai, sembari menikmati suasana Danau Toba yang indah. Pengurus dengan senang hati sharing dan menjawab berbagai pertanyaan dan konfirmasi kebijakan Ijin Tinggal dan Kewarganegaraan yang dialami oleh pelaku PerCa setempat.

Perjalanan yang sangat berkesan, bertemu dengan teman-teman, menikmati destinasi wisata dan kultur Sumatera Utara sekaligus membuka lembaran baru kegiatan Perkumpulan PerCa Indonesia, ke berbagai daerah di Indonesia. Pengurus menjalankan tugas sesuai dengan pilar kegiatan: Sosialisasi, Advokasi dan Konsultasi, and every now and then, new progress is made. Thanks everyone!!!

Maju terus dan Bravo PerCa Indonesia!!! Horas!